Archive for the ‘Events’ Category
Grebek Sudiro
Thursday, January 28th, 2010Grebek Sudiro
6-7 Februari 2010
Tempat : Pasar Gede
Acara yang digelar untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek. Gunungan dari ribuan kue keranjang dikirabkan di sekitar Pasar Gede.
Puluhan peserta berbusana tradisional Jawa dan Tionghoa mengiringi dengan membawa lampion.
Acara dimeriahkan dengan penampilan liong, barongsai dan kesenian lainnya (more…)
Pekan Pusaka Budaya Nusantara 2009
Wednesday, December 30th, 2009
Pekan Pusaka Budaya Nusantara
(Pameran dan Bursa Pusaka Budaya Nusantara)
venue : Kraton Kasunanan
waktu : 17 Desember 2009 hingga 2 Januari 2010
fitur :
1. Dunia Keris
2. Dunia Batik
3. Dunia Gamelan
4. Dunia Antik
5. Dunia Metafisika
6. Dunia Wayang
7. Jemasan Benda Pusaka
8. Ruwatan Massal
9. Workshop
Memperingati tahun baru penanggalan Jawa tanggal satu suro, kraton kasunanan surakarta mengadakan pekan pusaka budaya nusantara. Acara tersebut akan menampilkan berbagai kekayaan budaya Indonesia seperti keris, batik, wayang, gamelan, benda-benda antik, dan metafisika. (more…)
Ribuan Orang Ikuti Kirab Kerbau di Solo
Friday, December 18th, 2009 Muchus Budi R. – detikNews

Foto: Ilustrasi
Solo – Ribuan orang di Solo dan sekitarnya rela berdesak-desakan untuk menyaksikan kawanan kerbau bule atau albino milik Kraton Kasunanan Surakarta yang diarak dalam kirab pusaka malam pergantian tahun baru hijriah.
Tidak semua kerbau bule milik Kraton dikeluarkan dalam kirab, Jumat (18/12/2009) dinihari. Hanya enam kerbau yang dikirabkan, padahal semuanya ada belasan ekor yang biasanya dikandangkan di alun-alun selatan kraton.
Seperti tradisi kirab malam satu suro setiap tahunnya, kerbau-kerbau tersebut selalu menjadi ujung rombongan pembawa pusaka yang dikirabkan oleh kraton. Tahun ini ada 13 pusaka Kraton Surakarta berbagai jenis yang dikirabkan oleh pihak kraton di bawah perintah Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi.
Sejak sore hari, ribuan orang telah memadati pinggiran jalan yang akan dilewati kirab pusaka. Ada yang hanya sekedar ingin melihat dari dekat, namun tidak sedikit pula yang bermaksud ngalap berkah dari pusaka-pusaka tersebut.
Rute yang dilewati sekitar 7 km berputar searah jarum jam mengelilingi garis luar kraton. Sekeluar dari kompleks kraton rombongan kirab menuju alun-alun utara, Jalan Sudirman, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Kapten Mulyadi, Jalan Veteran, Jalan Yos Sudarso, Slamet Riyadi, alun-alun utara, kembali masuk kraton menjelang pagi hari.
Keramaian malam satu suro di Solo tidak hanya terpusat di Kraton Kasunanan saja. Pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB tadi, Istana Mangkunegaran juga menggelar kirab pusaka mengelilingi tembok istana. Ritual tersebut juga menyedot perhatian ribuan orang untuk menyaksikan.
Jika PB XIII Hangabehi menggelar kirab pusaka dan kerbau di dalam kraton, PB XIII Tedjowulan menggelar acara malam satu suro di Sasono Purnomo di Kampung Badran, Solo. PB XIII Tedjowulan menggelar acara bersama sekitar 200 abdi dan kerabatnya. Acara yang diadakan berupa pisowanan dan doa bersama.
Solo Batik Fashion 2009
Thursday, July 9th, 2009
SOLO, KOMPAS.com - Sukses dengan Solo Batik Carnival, Pemerintah Kota Solo kembali mengangkat potensi batik lewat kegiatan bertajuk Solo Batik Fashion. Peragaan busana batik ini akan diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut, Jumat-Minggu (10-12 Juli 2009) di halaman Pasar Windu Jenar Ngarsopuro Kota Solo.
Kepada pers, Kamis (9/7) Wali Kota Solo Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkot Solo, Purnomo Subagyo menyatakan kegiatan ini merupakan lanjutan dari Solo Batik Carnival (SBC)
SBC kemarin untuk pencitraan Kota Solo sebagai kota batik. Untuk aksi riilnya kita gelar Solo Batik Fashion yang menampilkan karya-karya perancang asal Solo dan daerah lainnya, papar Jokowi.
Solo Batik Fashion (SBF) akan menampilkan karya-karya perancang Eko MIM, Rory Wardana, Joko SSP, Alan, Totok, Joko Widiarto, Jongko Raharjo, dan Nita Ashar. Busana yang ditampilkan adalah busana anak-anak, remaja, maupun dewasa.
Busana yang ditampilkan berbentuk baik gaun maupun kebaya. Semuanya dengan nuansa batik dan menggunakan mayoritas kain batik.
Pembukaan SBF 2009, akan berlangsung Jumat (10/7) malam, sekitar pukul 19.00. Kegiatan ini rencananya akan dibuka Wali Kota Solo yang menampilkan tarian bertema batik oleh Soeryo Soemirat dan dilanjutkan presentasi model ikon SBF.
“Wali Kota akan mengawali dengan memegang canting dan menggoreskan di sketsa busana yang disediakan,” ujar Purnomo.
Hari kedua, SBF 2009 akan menampilkan persembahan Kampung Batik Laweyan dan Kampung Batik Kauman dipadu proses batik tulisnya. Sebanyak 50 model akan tampil memeragakan busana dari kedua kampung batik tersebut.
Hari ketiga akan diisi dengan persembahan karya batik Rumah Batik Danar Hadi, Batik Semar, Batik Gunawan Setiawan, serta Bilqis.








