Archive for the ‘Wisata Sejarah’ Category

SANGIRAN Gardu Pemandangan JURASSIC PARK Indonesia

Wednesday, May 7th, 2008

Kalkulator Cinta

  • Share/Bookmark

SURAKARTA KASUNANAN PALACE

Wednesday, May 7th, 2008

Kasunanan Palace or Karaton Surakarta Hadingingrat was built in 1745 by King Pakubuwono the 2nd.

In the yard of the palace, there is a tower called Panggung Sanggabuwana, which is a mysterious tower as a place for the King to meet Her Majesty Queen of the south, who is a ruler of the sea south sea.

Inside the palace, there is an exotic art gallery and a museum with exciting heirlooms of the kingdom, a room of a cart and its coachman, ancient weapons, and keris (wavy double bladed dagger), which is Javanese traditional weapons, also antique matters.

There is no such a prestigious and peaceful monument for tradition, art, and culture of Javanese classic kingdom.

Open : Daily : 08.30 AM – 02.00 PM Closed : Friday

Kalkulator Cinta

  • Share/Bookmark

PURA MANGKUNEGARAN

Wednesday, May 7th, 2008

Karaton indah yang terawat ini (Puro = Istana) terletak di pusat kota Surakarta, diantara Jl. Ronggo Warsito, Jl. Kartini, Jl. Siswa dan Jl. Teuku Umar. Konstruksi Puro ditanggal ulang pada tahun 1757 oleh Kanjeng Gusti Panggeran Adipati Aryo (K.G.P.A.A) – Mangkoenagoro I (1757-1795).

Puro Mangkunegaran menyimpan kesenian dan budaya yang adiluhung, harta dan koleksi yang sangat indah dan tak ternilai harganya, sebagian besar berasal dari Majapahit (1293 – 1478) dan Mataram (1586 – 1755) masa kekaisaran, tarian topeng klasik, wayang orang (tarian drama), pakaian, wayang kulit, dan wayang kayu, patung-patung religius, perhiasan dan benda-benda antik serta pusaka-pusaka yang tidak terhitung nilainya.

Puro ini terdiri atas dua bagian utama, yaitu Pendopo (Balairung Istana, tempat menerima tamu) dan Dalem (Balairung Utama) yang dikelilingi oleh tempat tinggal para keluarga Raja. Bagian Timur, disebut Bale Peni, digunakan untuk tempat tinggal putra / pangeran. Bagian barat dinamakan Bale Warni, digunakan untuk tempat tinggal putri – putri.

Di dalam tempat Istana yang sangat indah ini juga terdapat perpustakaan Reksopustoko, dimana naskah yang jarang didapat, keagamaan dan filsafat ditulis dalam gaya tulisan Jawa.

Kalkulator Cinta

  • Share/Bookmark

CANDI PRAMBANAN

Friday, March 28th, 2008

 

Candi Prambanan adalah bangunan luar biasa cantik yang dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Menjulang setinggi 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, di tengah area yang kini dibangun taman indah.

 

PRAMBANAN TEMPLE

 Prambanan Temple is extraordinarily beautiful building constructed in the tenth century during the reigns of two kings namely Rakai Pikatan and Rakai Balitung. Soaring up to 47 meters (5 meters higher than Borobudur Temple), the foundation of this temple has fulfilled the desire of the founders to show Hindu triumph in Java Island. This temple is located 17 kilometers from the city center, among an area that now functions as beautiful park.

  • Share/Bookmark

CANDI CETHO

Friday, March 28th, 2008

 

Dibangun pada abad ke-15, Candi Cetho juga terletak di sebelah barat lereng Gunung Lawu, berlokasi di atas Candi Sukuh. Perjalanan menuju ke Candi Cetho merupakan pengalaman yang penuh petualangan, dengan jalan yang berkelok-kelok melewati perkebunan teh dan hutan. Sesampainya di candi terdapat 14 anak tangga untuk naik ke puncak candi. Keberadaan Candi Cetho juga mempunyai daya tarik lain yaitu ada semacam aura yang penuh misteri yang menyelimuti candi. Bentuk bangunan candi mengingatkan kita akan Budaya Kuno Bangsa Astec dan Maya dari Amerika Tengah, Candi Cetho hampir sama dengan Candi Sukuh dan tidak seperti kebanyakan candi-candi lain yang ada di Jawa Tengah. Perjalana menuju tempat ini merupakan pengalaman yang tak terlupakan.

 

CETHO TEMPLE

Built in the 15th century, the Cetho Temple is also located high on the western slope of Mount Lawu, above the Sukuh Temple. The journey to Cetho is a trip for the real adventurer, along a winding road trough tea gardens and forest, up the Temple’s fourteen terraces in to the clouds. The Temple’s allure lies in its aura of mystery. Architecturally reminiscent of the ancient Aztec and Mayan cultures of Central America, the Cetho Temple is similar to the Sukuh Temple and is unlike other temples in Central Java. It provides an unforgettable experience for the more during traveller.

  • Share/Bookmark
Login / Register
Categories
Links

Kedai Kopi Luwak Indonesia

Online Shop

Corporate

Sponsor
Kursus Online
Info Lain

Rahasia Cari Uang Di Internet

Kalkulator Cinta

Calender of Cultural Event 2010
Sponsore
Herbal Neck Pillow
Lagu Bengawan Solo

Lagu Bengawan Solo karya seniman legendaris Solo , Gesang :